Asal-Usul Nama Quasimodo
Quasimodo adalah karakter dalam novel Victor Hugo, “The Hunchback of Notre-Dame” . Ia adalah seorang yang cacat dengan punggung besar namun tidak simetris antara kanan dan kiri.

Ia ditinggalkan oleh orang tuanya sebagai bayi di Notre-Dame. Ia dibesarkan oleh pendeta Frollo yang mengambilnya di dalam gereja tersebut.

Tokoh Inspirasi Teknik Trading Quasimodo
Tokoh Inspirasi Teknik Trading Quasimodo

Karena bentuk tubuh yang aneh dan cacat, Quasimodo dikucilkan oleh masyarakat dan hanya diterima oleh gereja dan pendeta Frollo. Ia menjadi pengelana dari gereja, menjadi pelayan dan menjaga gereja dari serangan.

Walaupun Quasimodo dikucilkan oleh masyarakat dan diabaikan, ia memiliki jiwa yang baik dan penuh kasih sayang.

Ia jatuh cinta dengan seorang penari jalanan bernama Esmeralda dan berusaha untuk melindunginya dari pendeta Frollo yang jahat yang juga mengejar Esmeralda.

Quasimodo juga berjuang untuk mendapatkan kehormatan dan perlakuan yang layak dari masyarakat.

Secara keseluruhan, Quasimodo adalah karakter yang menyedihkan tetapi juga mengharukan dan inspiratif, yang menunjukkan betapa seseorang dapat mengatasi diskriminasi dan kesepian untuk menemukan cinta dan kebahagiaan.

Nama inilah yang diadaptasi menjadi strategi trading forex dengan pola Quasimodo.

Diambil karena pola yang terbentuk seakan seperti punggung Quasimodo yang tidak simetris antara kanan dan kirinya.

Apa itu teknik trading quasimodo ?

Quasimodo adalah pola pembalikan arah yang muncul di akhir tren kenaikan. Sebagai pola harga, pola Quasimodo yang biasanya digunakan trader memiliki 2 ciri umum : 

Pertama, puncak tengah adalah yang tertinggi, sementara dua puncak luar memiliki ketinggian yang sama.

Kedua, lembah kedua lebih rendah daripada yang pertama.

Beberapa trader menganggap pola kedua ini lebih akurat dalam memberikan signal.

Gambar di bawah ini menggambarkan pola grafik Quasimodo:

Strategi Trading Quasimodo

Pola Quasimodo dalam trading forex memprediksi pembalikan tren bullish-ke-bearish. Namun jika polanya dibalik Quasimodo juga bisa memprediksi pembalikan trend dari bearish ke bullish.

Berdasarkan analogi sentimen pasar, kita dapat membedakan dua jenis pola Quasimodo:

Quasimodo Bullish, yang muncul di akhir tren menurun.

Quasimodo Bearish, yang muncul di akhir tren naik.

Quasimodo Bullish
Quasimodo Bullish
Quasimodo Bearish
Quasimodo Bearish

Sekarang mungkin anda bertanya-tanya, Anda mungkin melihat bahwa pola Quasimodo mirip dengan pola trading Head and Shoulder.

Kalian tidak salah karena kedua pola ini memang mirip tapi sebenarnya ada perbedaan antara keduanya.

Selanjutnya, kita akan membahas perbedaan antara trading Quasimodo dan Head and Shoulder.

Apa perbedaan Quasimodo dan Head and Shoulders ?

Ada dua perbedaan utama antara pola trading Quasimodo dan Head and Shoulder:

  • Pertama,Lembah memiliki struktur harga yang berbeda – Pada pola Quasimodo lembah kedua lebih rendah dari lembah pertama (tidak simetris),sementara HnS cenderung simetris.
  • Kedua, Antara Quasimodo dan Head n Shoulder memiliki cara entry yang berbeda
Perbedaan Quasimodo dan Head and Shoulders
Perbedaan Quasimodo dan Head and Shoulders
Perbedaan Quasimodo dan Head and Shoulders
Perbedaan Quasimodo dan Head and Shoulders

Perbedaan utama antara pola Quasimodo dan pola Head and Shoulder adalah lembah kedua dari Quasimodo jauh lebih rendah daripada lembah pertama. Sedangkan pola Head and Shoulder, kedua lembah cenderung kurang lebih simetris.

Perbedaan kedua yang utama antara kedua pola ini adalah cara entry atau kapan waktu entry.

Dalam pola Quasimodo, kita akan entry ketika lembah kedua yang lebih rendah terbentuk, lalu harga memantul sampai mencapai daerah yang sejajar dengan bahu kiri.

Sementara dalam pola Hns, kita akan entry ketika harga break-out neckline atau 2 lembah yang sejajar.

Sehingga bisa disimpulkan bahwa dengan menggunakan teknik Quasimodo risk to reward yang kita dapatkan akan lebih maksimal. Artinya dengan meresikokan sedikit modal kita bisa mendapatkan peluang profit berkali-kali lipat.

Kombinasi Quasimodo dan Compression

Pola Compression Up dan Compression Down
Pola Compression Up dan Compression Down

Dalam dunia Price Action para trader biasanya mengkombinasikan quasimodo dengan pola lain yang powerfull, salah satunya adalah compression.

Pola compression dalam trading forex adalah sebuah pola harga yang muncul di pasar yang menunjukkan kondisi pasar yang mengalami konsolidasi dan kebingungan.

Pola ini ditandai dengan rentang harga yang sempit dan volume yang menurun, yang menunjukkan bahwa buyer dan seller sama-sama tidak dominan dalam pasar.

Pola ini sering dijumpai pada saat pasar sedang dalam konsolidasi atau “wait and see” menjelang adanya peristiwa penting seperti rilis data ekonomi atau pertemuan bank sentral.

Dalam Price Action sendiri pola compression biasanya digambarkan seperti pola trend naik atau trend turun yang sangat rapat.

Pergerakan yang sangat volatile dan rapat seperti ini menyebabkan kosongnya zona supply atau demand disekitarnya.

Sehingga ketika harga menemui zona supply atau demand yang kuat, biasanya pergerakan harga akan sangat tajam naik atau turun.

Sehingga kondisi ini sangat disenangi trader, karena kita bisa mendapatkan keuntunga berlipat dan dalam waktu yang singkat.

Kombinasi Quasimodo dan Fake Out

Fake-out sebenarnya berasal dari kata Fake-Breakout. Fakeout adalah sebuah situasi di mana sebuah pergerakan harga yang menunjukkan arah tertentu (misalnya naik atau turun) seolah-olah akan terus berlanjut, tapi kemudian berbalik arah dan bergerak ke arah yang berlawanan. 

Trend Break Fakeout
Trend Break Fakeout
1 Resistent Fakeout
1 Resistent Fakeout
2 Resistent Fakeout
2 Resistent Fakeout

Dalam trading forex, fakeout dapat terjadi karena adanya aksi profit taking atau stop loss hunting oleh institusi trader besar. 

Ketika terjadi pola fake-out sebelum harga membentuk pola quasimodo, itu adalah tanpa bahwa terjadi banyak manipulasi di dalamnya. Dari sisi trader ini adalah tanda bahwa pola quasimodo ini akan semakin valid dan peluang suksesnya tinggi.

Kombinasi Sempurna Tapi Langka : Quasimodo, Fake Out, Compression, SSR, Engulfing.

Pola ini muncul bak gerhana matahari yang sangat langka. Ibarat bertemunya titik edar matahari dan bulan pada satu garis lurus.

Bertemunya pola Quasimodo, fake out, compression, dan SSR menjadi pola yang sangat dinanti oleh trader. Karena menurut mereka ini adalah pola dengan probabilitas kemenangan sangat tinggi.

Selain itu pola ini juga menjanjikan rasio risk to reward yang sangat besar.

Step By Step Strategi Trading Dengan Pola Quasimodo (Posisi Sell)

Kali ini kita akan simulasi dengan posisi sell.

Langkah #1 : Carilah Potensi Pola Quasimodo Pada Chart

Potensi Pola Quasimodo Pada Chart
Potensi Pola Quasimodo Pada Chart

Potensi pola Quasimodo bisa kita lihat dari terbentuknya bahu kiri dan kepala dari Quasimodo, lalu diikuti dengan lembah kedua yang lebih rendah dari lembah pertama. Ditandai dengan munculnya Higher High – Lower Low.

Langkah #2 : Buat Garis Pada Bahu Kiri Dan Tunggu Harga

Buat Garis Pada Bahu Kiri Pada Pola Quasimodo
Buat Garis Pada Bahu Kiri Pada Pola Quasimodo

Sebenarnya harga tidak harus pas memantul sejajar dengan bahu kiri, tapi biasanya sekitar area itu. Beberapa trader menggunakan fobonacci untuk mencari level dimana harga akan memantul.

Sementara, beberapa trader lain menandai zona supply untuk mencari level dimana harga memantul, semua kembali ke pengalaman dan kecocokan masing-masing trader.

Langkah #3 : Cari Konfirmasi Lain Untuk Memperkuat Signal

Cari Konfirmasi Lain Untuk Memperkuat Pola Quasimodo
Cari Konfirmasi Lain Untuk Memperkuat Pola Quasimodo

Sembari menunggu harga mencapai area yang kita tandai, kita bisa mencari konfirmasi lain yang memperkuat signal. Seperti : compression, SSR, dan fakeout, seperti yang sudah kita jelaskan tadi.

Walaupun tidak harus tapi konfirmasi tersebut memperkuat bahwa signal yang kita   cari memiliki peluang tinggi dan valid.

Lalu, ketika harga sudah menyentuh zona yang kita tandai, jangan langsung entry. Lihat ke TF kecil dan cari pola reversal harga. Lebih bagus lagi jika kita menemukan pola Quasimodo di dalam TF kecil tersebut.

Namun itu tidak wajib, jika tidak ditemukan pola Quasimodo, kita bisa mencari pola reversal yang lain seperti engulfing, double top, atau trendline break.

Langkah #4 : Pasang SL Sedikit Di Atas Pola Reversal di TF Kecil Tadi

Pasang SL : Sesuai Aturan Pola Quasimodo
Pasang SL : Sesuai Aturan Pola Quasimodo

Untuk meminimalkan resiko kita bisa memasang SL sedikit di atas High pola reversal yang kita cari di TF kecil tadi. Sehingga walaupun SL kita cari di TF kecil tapi entry kita berdasarkan TF besar, jadi risk to reward kita menjadi maksimal.

Langkah #5 : Pasang TP Minimal Di Level Lembah Kedua

Pasang TP : Sesuai Aturan Pola Quasimodo
Pasang TP : Sesuai Aturan Pola Quasimodo

Lembah kedua dalam pola Quasimodo sebenarnya adalah aksi break harga untuk lembah pertama, sehingga jika harga kembali kemungkinan besar harga akan meneruskan jalannya searah dengan hasil break tadi.

Maka level TP paling aman dan masuk akan bagi pemula adalah sejajar dengan titik terendah dari lembah kedua.

Kesimpulan : 

Pola Quasimodo cukup populer digunakan oleh para trader. Bahkan trend popularitasnya semakin lama semakin meningkat beberapa tahun ini. Dan seperti teknik lain, semakin populer suatu teknik akan semakin tidak akurat teknik tersebut.

Meme Trading : Pola Quasimodo
Meme Trading : Pola Quasimodo

Itu adalah hukum trading yang tidak bisa diganggu gugat. Jadi bagi kalian yang menggunakan teknik ini sebaiknya jangan ditelan mentah-mentah sebelum kalian mengujinya langsung di real market.

Bukan berarti pola ini sudah tidak lagi akurat, hanya saja kalian harus sedikit peka terhadap sedikit saja perubahan yang terjadi di pasar forex. Kalian harus memahami psikologi pasar, sehingga kalian bisa menjadi trader yang profit di tengah-tengah trader lain yang selalu merugi.

“First You Must Learn To Play By The Rules, Then You Must Forget The Rules And Play From Your Heart.”


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *